What You Should Know About This High-Risk Covid-19 Variant

Omicron: What You Should Know About This High-Risk Covid-19 Variant

HAImicron, varian terbaru dari COVID-19, kini menjadi perhatian global. Meski asal-usulnya tidak diketahui, varian ini pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan. Selanjutnya, varian Omicron telah terdeteksi di Australia, Italia, Jerman, Belanda, Inggris, Israel, Hong Kong, Botswana, Belgia, Swiss, dan Kanada.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melabelinya sebagai varian kekhawatiran kelima dan dikatakan memiliki risiko ‘sangat tinggi’.

Menurut Dr Angelique, kepala Asosiasi Medis Afrika Selatan, varian ini paling banyak menyerang kaum muda, membuat mereka kelelahan karena nyeri dan pegal di tubuh.

Omicron dikatakan memiliki lebih dari 30 mutasi. Risiko infeksi ulang juga tinggi, sesuai dengan bukti awal yang diberikan oleh WHO.

Varian ini belum dilaporkan di India. Pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian masing-masing mengambil langkah-langkah yang memadai, termasuk pengujian yang ketat serta penyaringan untuk menemukan varian tersebut.

Iklan

Spanduk Iklan

“Saya tidak akan terkejut jika ada deteksi di India. Ini hanya masalah waktu, mengingat tingginya transmisibilitas varian ini,” kata Dr Samiran Panda, Kepala Epidemiologi di ICMR kepada NDTV.

Karena jumlah mutasi yang tinggi dan implikasi kesehatan masyarakat yang serius dari varian tersebut, negara bagian dan wilayah serikat telah mulai memperketat pembatasan pada pelancong.

Tonton video untuk mengetahui lebih lanjut:

Author: Aaron Ryan