How to Spruce up Your Home by Growing Monsteras Indoors & Outdoors in Few Easy Steps

How to Spruce up Your Home by Growing Monsteras Indoors & Outdoors in Few Easy Steps

SEBUAH favorit pecinta tanaman dan desainer interior, Monstera, juga dikenal sebagai ‘split-leaf philodendron’, dengan mudah memberikan nuansa mewah ke rumah mana pun. Berasal dari hutan hujan Amerika Tengah, tanaman cemara ini tumbuh dengan nyaman baik di dalam maupun di luar ruangan.

Tanaman yang daunnya sobek secara alami dan estetis ini juga disebut Keju Swiss karena desainnya. Monstera yang datang dengan daun mengkilap dapat tumbuh setinggi 3 kaki di dalam ruangan dan lebih dari 3 kaki di luar ruangan. Namun, ada beberapa pengecualian juga.

Kualitas arsitektur, kemudahan tumbuh dan adaptasi terhadap semua kondisi cuaca menjadikan Monstera salah satu tanaman hias paling populer. Tumbuh bahkan di tempat teduh tetapi menyebar dengan baik jika ada cukup sinar matahari.

“Monstera adalah salah satu tanaman favorit saya karena berfungsi untuk banyak tanaman,” kata Ankita Rai, tukang kebun yang berbasis di Lucknow. “Ini menyebarkan tanaman hijau ke seluruh tempat dan dapat dengan mudah tumbuh dari steknya.”

Ankita menjelaskan cara menanam monstera yang benar di rumah dan cara merawatnya dengan beberapa tips.

Teknik penanaman

  • Untuk menanamnya di dalam ruangan, pastikan untuk menempatkan tanaman di dekat jendela di mana sinar matahari cukup tersedia.
  • Tanaman perlu disiram dengan baik untuk memastikan kelembaban yang baik di tanah. Agar daun tetap segar, taburkan juga air di atasnya.
  • Pada tahap awal pertumbuhan, daun monstera akan terlihat seperti tanaman uang tanpa stek. Segera itu akan mengembangkan lubang dan kemudian berubah menjadi desain yang unik.
  • Monstera dapat tumbuh dari stek. Ini memiliki akar udara seperti pothos, dari mana tanaman baru dapat dibuat.
  • Akan lebih baik untuk menanamnya selama musim hujan karena akar udara yang sehat muncul saat ini.

Selangkah demi selangkah

  • Hapus stek dengan akar udara dari tanaman yang berkembang dengan baik.
  • Tempatkan pemotongan dalam wadah transparan besar yang diisi dengan air. Pastikan potongan tidak terkena sinar matahari.
  • Setelah sekitar 20 hari, akar muncul dari stek dan saatnya untuk memindahkannya ke tanah.
  • Untuk campuran pot, gunakan tanah biasa, coco peat dan kompos/kotoran sapi kering dalam jumlah yang sama.
  • Ambil pot berukuran 8-10 inci, tambahkan campuran pot dan tanam potongan di tengahnya.
  • Dalam waktu sekitar 15 hari daun baru akan bertunas yang menandakan pot berhasil.
  • Siram tanaman sekali dalam 3-4 hari dan secara bersamaan taburkan air pada daunnya agar tetap segar dan bersih.

Ada kemungkinan kecil serangan serangga jika ditanam di dalam ruangan. Jika itu terjadi, semprotkan air/minyak nimba yang sudah diencerkan pada daunnya. Air tembakau juga berfungsi sebagai pestisida yang efektif.

Tanaman akan membutuhkan dukungan ketika mencapai ketinggian tertentu. Untuk ini, ikat tongkat kayu/lumut ke tanaman untuk tujuan ini.

Ekstrak rumput laut adalah pupuk terbaik untuk tanaman monstera. Semprotkan secara ringan setiap lima hingga enam bulan sekali agar tetap sehat.

Jadi, apa yang Anda tunggu? Temukan tempat yang cukup terang di rumah Anda untuk menempatkan tanaman dan ambil potongan keindahan ini dari pembibitan untuk memulai.

Selamat berkebun!

Baca cerita ini dalam bahasa Hindi di sini.

(Diedit oleh Yoshita Rao)

Author: Aaron Ryan